Angka Melek Aksara (AMA) adalah persentase penduduk usia 15 tahun ke atas yang mampu membaca dan menulis huruf latin serta huruf lainnya, menunjukkan tingkat pendidikan dasar di suatu wilayah. Statistik ini dihitung dengan membagi jumlah penduduk yang bisa membaca-tulis dengan total penduduk usia 15+ tahun, lalu dikalikan 100%. AMH merupakan indikator penting untuk mengukur kualitas sumber daya manusia dan keberhasilan program pemberantasan buta huruf. Angka Melek Aksara (AMA) di Bengkulu sangat tinggi, mencapai sekitar 99,34% untuk penduduk usia 15-59 tahun, hal ini menjadikan salah satu provinsi dengan tingkat melek aksara tertinggi di Indonesia, bahkan hampir mendekati sempurna, dengan tingkat buta aksara yang sangat rendah, sekitar 0,11% pada data terbaru (2025).